Bab 159 Sebagai sesama rekan, kuberi tahu kau agar mati dengan tenang
Menghadapi kemarahan Rong Rong, gadis itu tersenyum tipis, aura di sekelilingnya membuat siapa pun merasa ngeri.
"Pungut kentang goreng itu, dan makan." Song Xi menyeruput anggur merah berkualitas tinggi seusai makan, nadanya terdengar santai, "Sama seperti saat kamu memakan cokelat di hadapanku dulu."
Dulu, demi mendapatkan kepercayaan Song Xi, Rong Rong membawa cokelat ke hadapan Song Xi, tetapi dijatuhkan ke lantai oleh Song Dongchu. Tanpa pikir panjang, ia langsung memungut dan memakannya.
Sekarang Song Xi mengungkit hal itu, ini jelas-jelas sebuah sindiran. Akting Rong Rong sangat buruk saat itu, menggunakan drama menyedihkan dengan memakan cokelat dari lantai demi memperdaya kepercayaannya. Adakah cara yang lebih bodoh dari ini?
"Pertama, kamu memberikan ide kepada Shen Yingying untuk mencelakaiku, lalu mengambil kesempatan untuk menjatuhkan Shen Yingying dan memanfaatkannya demi menaikkan posisimu. Selanjutnya, demi mendapatkan kepercayaanku, kamu berulang kali menjilatku, bahkan tega mengkhianati rekan satu grupmu yang dulu. Rong Rong, aku hanya bisa bilang, demi mencapai puncak, kamu benar-benar telah mengerahkan segala cara."
Gadis itu mencibir sambil membeberkan perbuatan Rong Rong.
Mendengar setiap kata yang diucapkan Song Xi tanpa ada yang terlewat, wajah Rong Rong menjadi muram dan ia terdiam seribu bahasa.
"Sayang sekali aktingmu terlalu buruk. Mempermainkan akting di hadapanku sama saja dengan memamerkan keahlian di depan seorang ahli," ucap Song Xi dengan nada meremehkan.
Dibandingkan dengan Shen Yingying, orang seperti Rong Rong jauh lebih menjijikkan. Setidaknya Shen Yingying menunjukkan permusuhan secara terang-terangan, sedangkan Rong Rong bermain licik di belakang layar. Demi mencapai tujuannya, ia menghalalkan segala cara, dan teman masa lalu baginya hanyalah batu loncatan untuk mencapai ambisinya.
Bagi orang semacam ini, Song Xi sama sekali tidak mungkin sudi bergaul dengannya.
Meskipun aku adalah seorang pemeran pendukung wanita yang jahat, namun pemeran pendukung wanita yang jahat pun memiliki prinsipnya sendiri.
Namun, Rong Rong masih belum menyerah. Ia buru-buru tersenyum dan mendekat.
"Kak Xi, aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu bicarakan. Apakah maksudmu Rong Rong adalah orang jahat? Tapi, aku jelas-jelas telah menyelamatkanmu dua kali. Kita tidak memiliki hubungan darah, jika aku tidak tulus ingin berteman denganmu, aku bisa saja mengabaikan semua urusan ini."
Song Xi menggoyangkan gelas anggur merahnya dan berkata dengan acuh tak acuh, "Jika aku tidak salah duga, kamu pernah bilang bahwa ayahmu adalah anak buah dari ayah angkat Shen Yingying. Saat ayah angkat Shen Yingying turun tahta beberapa waktu lalu, bukankah ayahmu yang menggantikan posisinya? Bagaimana bisa kamu bilang ini tidak ada untungnya bagimu? Ayahmu sekarang adalah wakil direktur Sheng Guang Entertainment, masa depan kariermu di dunia hiburan sama sekali tidak akan kalah dari Shen Yingying."
Song Xi langsung, menohok ke inti permasalahan. Wajah Rong Rong seketika berubah menjadi buruk.
Ia sama sekali tidak menyangka Song Xi begitu cerdas. Waktu itu ia hanya mengucapkannya sekilas, tetapi Song Xi justru berhasil mendeteksi keterkaitan di baliknya.
Kini Rong Rong tidak bisa lagi menutup-nutupinya dan memilih untuk membuka topengnya sekadar bertindak terang-terangan.
"Hih, apa yang kamu katakan sama sekali tidak salah. Aku memang menginjak Shen Yingying untuk naik ke atas, lalu kenapa? Lagipula, sekarang ayahku adalah wakil direktur Sheng Guang Entertainment, dan aku adalah putrinya. Masa depan karierku di dunia hiburan akan sangat gemilang! Namun, kamu tidak punya bukti untuk membuktikan bahwa akulah pelakunya, jadi apa yang bisa kamu lakukan padaku?"
Rong Rong tertawa penuh kemenangan setelah mengatakan itu.
Ia memang telah mencelakai Song Xi beberapa kali, tetapi selalu ada orang lain yang dijadikan kambing hitam untuknya. Sekalipun Song Xi mengetahui kebenaran yang sesungguhnya, ia tetap tidak bisa menghukumnya.
Namun, menghadapi tawa kemenangan Rong Rong, Song Xi hanya menarik sedikit sudut bibirnya dan meletakkan gelas di tangannya. Ia melangkah maju dan mengedipkan mata ke arah Rong Rong.
"Aku mengagumi kelicikanmu. Bagaimanapun juga, kita berdua sama-sama berasal dari latar belakang pemeran pendukung wanita yang jahat, jadi sebagai sesama rekan seperjuangan, aku juga ingin membuatmu mati dalam keadaan yang jelas."
Mendengar perkataan Song Xi, tawa Rong Rong seketika terhenti.
"Mati dalam keadaan yang jelas? Maksudnya apa?"
Jelas-jelas ia adalah pihak yang menang, tetapi mengapa, saat melihat senyum penuh misteri di wajah Song Xi, Rong Rong justru merasakan secercah kecemasan yang luar biasa di dalam hatinya......