Bab 136 Cara Membujuk Pacar yang Sedang Marah

Aku menjadi terkenal di dunia hiburan berkat kekuatan superku. Seribu Permata 1269kata 2026-03-30 06:11:11

Mendengar ucapan itu, tubuh pria tersebut menegang. Su Qing yang sedang memapah sang atasan pun tidak berani melangkah lebih jauh, namun juga tidak berani menoleh ke belakang. Nona Song benar-benar cerdas, tipuan yang sama tidak akan bisa membohonginya dua kali.

Gadis itu melompat turun dari tempat tidur, segera menghampiri Lu Hancheng, lalu menyentuh dahi pria itu. Suhu dahinya tidak panas, justru terasa dingin.

"Lu Hancheng, kau benar-benar membohongiku!" Song Xi akhirnya sadar, ia meledak dalam amarah, lalu berbalik dan membanting pintu saat pergi.

Su Qing merasa cemas. Dalam situasi seperti ini, sebagai seorang kekasih, seharusnya dia mengejar dan meminta maaf. Namun, mengingat sifat Lu Hancheng yang angkuh dan gengsian, pria itu pasti tidak akan mau mengejar Song Xi. Maka, Su Qing berkata, "Presiden, Nona Song tidak boleh pergi begitu saja. Di luar sedang hujan deras. Jika dia kehujanan, dia pasti akan sakit."

Tersirat maksud agar pria itu segera mengejar dan membujuk Song Xi agar tetap tinggal. Akan tetapi, pria itu terdiam sejenak sebelum berkata, "Antar Nona Song pulang dengan mobil."

Su Qing tertegun. Baiklah kalau begitu!

Saat itu, Song Xi sampai di pintu depan dan melihat hujan deras yang mengguyur di luar. Apakah tadi hujan juga sederas ini saat Lu Hancheng menggendongnya kembali? Memikirkan hal itu, hati gadis itu sedikit tersentuh.

Tepat pada saat itu, terdengar suara memanggil dari belakang. "Nona Song, tunggu sebentar!"

Song Xi mengira Lu Hancheng yang datang untuk berdamai, sehingga ia menoleh dengan perasaan gembira. Mana ada pasangan yang tidak pernah bertengkar? Lu Hancheng begitu baik padanya, jadi meskipun ada kesalahan kecil, selama pria itu mau meminta maaf dengan tulus, tentu saja dia bisa memaafkannya.

Namun, ternyata yang mengejarnya hanyalah sopir Lu Hancheng. "Nona Song, Presiden bilang hujan terlalu deras, dia meminta saya mengantar Anda pulang."

Song Xi terdiam. Jadi, Lu Hancheng ini sudah melakukan kesalahan, tetapi sama sekali tidak berniat menahannya agar tidak pergi?!

Song Xi yang kesal menendang rak payung di dekat pintu hingga roboh. "Lu Hancheng, kau benar-benar brengsek!"

Bersamaan dengan suara guntur, makian gadis itu terdengar hingga ke arah tangga. Lu Hancheng berdiri di sana, diam-diam menatap punggung gadis itu yang perlahan menjauh.

Su Qing merasa cemas. "Presiden, bagaimana ini? Nona Song sepertinya benar-benar marah."

Pria itu merenung. "Bukankah aku sudah memerintahkan sopir untuk mengantarnya? Apakah dia tidak bisa merasakan permintaan maafku?"

Su Qing hanya bisa mengelus dada. Justru karena Anda menyuruh sopir yang turun, Nona Song jadi semakin marah! Permintaan maaf dari seseorang yang gengsian seperti Anda, siapa yang bisa merasakannya?

Su Qing dengan hati-hati membujuk, "Presiden, bukankah ini kurang baik? Nona Song mungkin akan benar-benar marah dan tidak ingin menemui Anda lagi."

Ekspresi Lu Hancheng mendadak dingin, tampak seperti sedang menghadapi musuh besar. "Cari tahu, apa yang bisa membuatnya senang."

Su Qing segera memberikan perintah, dan tak lama kemudian, ia membawa beberapa berkas. Di antara tumpukan laporan perusahaan dan dokumen lainnya, Lu Hancheng mengambil sebuah tawaran iklan cokelat.

"Presiden, cokelat di bawah naungan anak perusahaan kita sedang mencari bintang iklan. Biasanya setiap tahun selalu menggunakan aktris papan atas, dan tahun ini belum ada kontrak yang ditandatangani..."

Cokelat tersebut adalah merek yang cukup ternama di dalam negeri. Setiap iklannya selalu mengundang aktris dan aktor papan atas yang sedang naik daun, sehingga jumlah pengikut dan trafik iklan mereka selalu sangat besar. Jika Song Xi yang menjadi bintang iklannya, popularitasnya pasti akan meningkat drastis.

Pria itu mengetuk-ngetukkan jarinya pada dokumen di atas meja. "Berikan ini padanya. Mengenai pemilihan aktor pendamping iklannya, pastikan pilih yang benar-benar ternama, biayanya tidak masalah."

Dengan popularitas dan perhatian yang didapat dari aktor papan atas tersebut, Song Xi pasti akan ikut terangkat namanya. Lu Hancheng benar-benar memeras otak demi menyenangkan hati gadis itu.

"Baik, saya akan segera mengaturnya!"